HUKUM

Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Resmi Dilepas dari Kendari, Perkuat Distribusi Uang hingga Wilayah 3T Wakatobi

0
×

Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Resmi Dilepas dari Kendari, Perkuat Distribusi Uang hingga Wilayah 3T Wakatobi

Sebarkan artikel ini

KENDARI, Sentralsultra.com – Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Koarmada II, Edy Setyawan, memimpin langsung pelayaran Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 yang merupakan sinergi antara Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut. Kegiatan ini berlangsung di Dermaga Sultan Murhum, Mako Lanal Kendari, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan diawali dengan Kick Off Ekspedisi Rupiah Berdaulat yang dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Asisten II Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara Mujahidin, Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Novyanto, Komandan Lanal Kendari Dedi Wardana, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara Edwin Permadi.

Turut hadir jajaran Forkopimda Sultra, unsur TNI-Polri, dan perwakilan instansi terkait.
Ekspedisi Rupiah Berdaulat Tahun 2026 dilaksanakan menggunakan KRI Pulau Rimau-724 dengan rute pelayaran dari Kendari menuju wilayah Kabupaten Wakatobi, mencakup sejumlah pulau seperti Binongko, Runduma, Tomia, Kaledupa, dan Wangi-wangi. Misi utama kegiatan ini adalah mendistribusikan uang rupiah layak edar sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi negara hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T).

Pihak Bank Indonesia dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa ekspedisi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memastikan masyarakat di wilayah kepulauan tetap mendapatkan akses terhadap uang rupiah yang layak pakai. Selain distribusi uang, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi dan komunikasi sosial guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam merawat dan menjaga kualitas uang rupiah.

Dalam sambutan Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) yang dibacakan oleh Komandan Lanal Kendari, ditegaskan bahwa sinergi antara TNI Angkatan Laut dan Bank Indonesia merupakan bentuk nyata kolaborasi strategis dalam menjaga kedaulatan negara. Dengan kemampuan operasional di laut, TNI AL memiliki peran vital dalam menjangkau wilayah yang sulit diakses guna memastikan distribusi rupiah berjalan lancar di seluruh wilayah NKRI.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ekspedisi Rupiah Berdaulat dinilai tidak hanya sebagai upaya distribusi uang layak edar, tetapi juga sebagai langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan, khususnya di Kabupaten Wakatobi.

Puncak kegiatan ditandai dengan pelepasan tali tambat KRI Pulau Rimau-724 oleh Asisten II Gubernur Sultra, Komandan Lanal Kendari, perwakilan Bank Indonesia, serta jajaran Forkopimda Sultra sebagai tanda dimulainya pelayaran Ekspedisi Rupiah Berdaulat Tahun 2026.

Melalui ekspedisi ini, diharapkan kedaulatan rupiah semakin kuat serta kehadiran negara semakin dirasakan oleh masyarakat hingga ke pelosok wilayah Indonesia, khususnya di kawasan kepulauan. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *