POLITIK

PAN Sultra Perkuat Konsolidasi Internal Lewat Rakorwil, Yusran Akbar: Pastikan Mesin Partai Solid

0
×

PAN Sultra Perkuat Konsolidasi Internal Lewat Rakorwil, Yusran Akbar: Pastikan Mesin Partai Solid

Sebarkan artikel ini

KENDARI, Sentralsultra.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tenggara mulai mengencangkan barisan menghadapi dinamika politik yang kian kompetitif. Melalui Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil), partai berlambang matahari itu menegaskan fokus pada penguatan internal sebagai fondasi utama menghadapi agenda politik ke depan.

Ketua DPW PAN Sultra, Yusran Akbar, menegaskan bahwa Rakorwil merupakan agenda murni internal yang diarahkan pada konsolidasi organisasi. Forum ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pelantikan kepengurusan sekaligus merumuskan agenda strategis menjelang Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil).

“Rakorwil ini bukan panggung politik eksternal. Ini adalah ruang konsolidasi untuk memastikan struktur partai solid dan siap menjalankan mandat organisasi,” ujar Yusran, Senin (28/4/2026).

Sebagai Bupati Konawe, Yusran menilai kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh elektabilitas figur, tetapi juga oleh kohesi internal serta efektivitas mesin politik. Oleh karena itu, Rakorwil dimanfaatkan untuk menyamakan persepsi, memperkuat garis komando, serta merapikan orkestrasi kerja partai hingga ke tingkat akar rumput.

Menurutnya, konsolidasi internal bukan sekadar agenda rutin, melainkan fase krusial dalam menjaga stabilitas organisasi. Langkah ini juga penting untuk mencegah potensi friksi antar-kader serta memastikan seluruh elemen partai bergerak dalam satu irama menghadapi tantangan politik ke depan.

“Target kita jelas, seluruh struktur harus siap. Tidak boleh ada disorientasi dalam menjalankan program kerja,” tegasnya.

DPW PAN Sultra berharap, melalui Rakorwil ini, koordinasi antar-pengurus semakin solid dan sinergi politik dapat terbangun lebih kuat. Hal tersebut dinilai penting agar partai tetap adaptif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat di Bumi Anoa.

Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PAN Sultra, Abdul Rahman Saleh (ARS), turut memberikan arahan strategis terkait pentingnya soliditas organisasi. Ia menekankan bahwa dalam konfigurasi politik yang dinamis, kekuatan internal menjadi faktor utama dalam menjaga eksistensi dan daya saing partai.

“Rakorwil ini adalah momentum konsolidasi. Kita ingin memastikan mesin partai bekerja secara sinkron, dalam satu garis perjuangan, dan tidak berjalan sendiri-sendiri,” ujar ARS.

Mantan Ketua DPRD Sultra tersebut juga menyampaikan optimisme bahwa PAN masih memiliki daya tawar politik yang kuat di Sulawesi Tenggara. Namun demikian, hal itu sangat bergantung pada kemampuan partai dalam menjaga soliditas dan disiplin organisasi.

Dalam perspektif politik elektoral, langkah PAN Sultra ini dapat dibaca sebagai upaya menjaga ritme sekaligus memperkuat posisi menjelang berbagai agenda politik mendatang. Konsolidasi internal menjadi fondasi penting sebelum partai melangkah lebih jauh dalam ekspansi pengaruh dan kontestasi politik.

Pada akhirnya, Rakorwil bukan sekadar forum rapat formal, melainkan ruang strategis untuk memastikan kesiapan mesin politik PAN. Ujian sesungguhnya, bukan hanya pada forum, tetapi pada implementasi nyata di lapangan. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *