KENDARI, Sentralsultra.com – Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari) melalui Fakultas Kedokteran resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 dengan menyiapkan kuota sebanyak 50 (lima puluh) mahasiswa untuk Program Studi Kedokteran. Penerimaan tersebut terbuka bagi lulusan SMA/MA/SMK sederajat maupun siswa kelas XII yang bercita-cita melanjutkan pendidikan di bidang kesehatan.
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin, M.Sc., IPU., ASEAN Eng., mengatakan bahwa pada tahun akademik 2026/2027, Fakultas Kedokteran UM Kendari menawarkan tiga program studi unggulan yang telah disiapkan untuk menjawab kebutuhan tenaga kesehatan yang profesional dan kompeten.
“Pada penerimaan tahun akademik ini, Fakultas Kedokteran UM Kendari menawarkan tiga program studi, yakni Program Studi Kedokteran, D3 Farmasi, dan D4 Teknologi Laboratorium Medis,” ujar Prof. Muhammad Nurdin saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (3/7/2026).
Menurutnya, proses penerimaan mahasiswa baru dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama telah berlangsung sejak Januari hingga 31 Mei 2026, sedangkan gelombang kedua dibuka mulai 1 Juni hingga 22 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, siswa yang masih duduk di bangku kelas XII tetap memiliki kesempatan mengikuti seleksi dengan menggunakan nilai rapor semester satu hingga semester empat. Sementara itu, bagi lulusan SMA/MA/SMK atau sederajat diwajibkan melengkapi dokumen administrasi dalam bentuk soft file berformat PDF.
“Setiap pendaftar juga diberikan kesempatan untuk memilih maksimal dua program studi sesuai minat dan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Adapun dokumen yang harus dipersiapkan calon mahasiswa meliputi pas foto formal, KTP atau Kartu Keluarga, ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL) bagi yang belum menerima ijazah, salinan rapor semester satu hingga lima, sertifikat prestasi apabila ada, serta surat rekomendasi dari Pimpinan Wilayah atau Daerah Muhammadiyah maupun ‘Aisyiyah apabila dimiliki.
Selain persyaratan administrasi, UM Kendari juga telah merilis rincian biaya pendidikan untuk masing-masing program studi. Khusus Program Studi Kedokteran, biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp750 ribu, biaya orientasi Rp1,75 juta, Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) sebesar Rp25 juta per semester, Biaya Pengembangan Sarana dan Prasarana (BPS) sebesar Rp275 juta yang dapat diangsur sesuai ketentuan, serta biaya praktikum sebesar Rp7,5 juta.
Sementara itu, untuk Program Studi D3 Farmasi dan D4 Teknologi Laboratorium Medis, biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu, biaya orientasi Rp1,75 juta, serta biaya pendidikan lainnya disesuaikan dengan ketentuan masing-masing program studi.
Prof. Muhammad Nurdin berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan oleh para lulusan SMA/sederajat yang ingin berkarier di dunia kesehatan. Menurutnya, Fakultas Kedokteran UM Kendari terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan, sarana pembelajaran, serta menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Informasi lebih lanjut mengenai proses pendaftaran dapat diperoleh melalui laman resmi admisi.umkendari.ac.id, menghubungi Admin PMB di nomor 0822-4991-0022, atau dengan memindai QR Code yang tersedia pada brosur resmi Penerimaan Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran UM Kendari. (**)













