KENDARI, Sentralsultra.com – Lembaga Budaya Muna (LB-Muna) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menggelar Musyawarah Besar (Mubes) IV pada 12 Mei 2026 di Claro Hotel Kendari. Agenda ini diproyeksikan menjadi momentum strategis dalam menentukan arah organisasi sekaligus memperkuat pelestarian dan pengembangan budaya Muna di Bumi Anoa.
Pelaksanaan Mubes IV tersebut dipercayakan kepada Hendrawan Sumus Gia sebagai Ketua Panitia. Hingga saat ini, panitia terus mematangkan berbagai persiapan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, dan sukses.
Hendrawan Sumus Gia menegaskan bahwa Mubes IV tidak hanya menjadi forum pergantian kepengurusan semata, melainkan juga wadah strategis untuk merumuskan program kerja yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Kegiatan ini merupakan ruang konsolidasi bagi seluruh elemen masyarakat Muna, mulai dari tokoh adat, pemuda, hingga kalangan akademisi, untuk bersama-sama menjaga, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai budaya yang kita miliki,” ujarnya.
Menurutnya, di tengah arus modernisasi, penguatan identitas budaya lokal menjadi hal yang sangat penting. Oleh karena itu, Mubes IV diharapkan mampu melahirkan gagasan -gagasan inovatif yang dapat menjawab tantangan zaman tanpa mengabaikan akar tradisi.
Selain agenda utama musyawarah, panitia juga menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung yang akan menyemarakkan pelaksanaan Mubes, seperti pertunjukan seni budaya, diskusi kebudayaan, serta penampilan tradisi khas Muna yang sarat nilai historis dan filosofis.
Kegiatan ini juga akan menjadi ajang silaturahmi akbar bagi masyarakat Muna yang tersebar di berbagai daerah, khususnya di Sulawesi Tenggara. Momentum ini diharapkan mampu mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus memperkuat solidaritas antarwarga Muna.
Panitia pun mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Muna, untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Mubes IV sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga dan merawat warisan budaya leluhur.
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, LB-Muna optimistis Mubes IV akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran lembaga sebagai garda terdepan pelestarian budaya Muna, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga di kancah nasional. (**)








