MUNA BARAT

KOSMA TIKEP Desak Pemkab Mubar Tuntaskan Pembangunan Asrama Mahasiswa di Kendari

0
×

KOSMA TIKEP Desak Pemkab Mubar Tuntaskan Pembangunan Asrama Mahasiswa di Kendari

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Kelompok Studi Mahasiswa Tiworo Kepulauan (KOSMA TIKEP) yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Muna Barat saat menggelar aksi demonstrasi di Kantor Bupati Muna Barat, Selasa (3/2/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk desakan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat (Pemkab Mubar) agar segera melanjutkan dan merampungkan pembangunan Asrama Mahasiswa Muna Barat di Kota Kendari yang hingga kini terbengkalai. Dok: Ist/SS.

Muna Barat, Sentralsultra.com – Kelompok Studi Mahasiswa Tiworo Kepulauan (KOSMA TIKEP) yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Muna Barat menggelar aksi demonstrasi di Kantor Bupati Muna Barat, Selasa (3/2/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk desakan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat (Pemkab Mubar) agar segera melanjutkan dan merampungkan pembangunan Asrama Mahasiswa Muna Barat di Kota Kendari yang hingga kini terbengkalai.

Dalam aksi itu, Aliansi Mahasiswa Muna Barat menilai mangkraknya pembangunan asrama mahasiswa merupakan bukti nyata pengabaian hak pendidikan mahasiswa asal Muna Barat yang sedang menempuh pendidikan di Kota Kendari. Padahal, asrama mahasiswa merupakan fasilitas penunjang penting yang berfungsi mendukung kelangsungan dan kualitas studi mahasiswa.

Ketua Umum KOSMA TIKEP, Abdul Farid Pratama, dalam orasinya menegaskan bahwa persoalan asrama mahasiswa bukan sekadar soal pembangunan fisik, melainkan menyangkut tanggung jawab moral dan kebijakan pemerintah daerah terhadap masa depan generasi muda Muna Barat.

“Ketika asrama mahasiswa dibiarkan mangkrak, yang dikorbankan bukan hanya bangunan, tetapi hak pendidikan dan masa depan mahasiswa. Pemda Muna Barat harus bertanggung jawab dan segera menyelesaikan pembangunan ini,” tegas Abdul Farid Pratama di hadapan massa aksi.

Ia menjelaskan, pembangunan asrama mahasiswa tersebut telah dimulai sejak beberapa tahun lalu, namun hingga kini tidak menunjukkan progres yang jelas. Akibatnya, mahasiswa terpaksa menanggung biaya tempat tinggal yang tinggi, yang secara langsung berdampak pada konsentrasi belajar dan keberlangsungan studi mereka.

Menurutnya, lambannya penyelesaian pembangunan asrama mahasiswa mencerminkan lemahnya keberpihakan Pemda Muna Barat terhadap sektor pendidikan, padahal pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.

“Mahasiswa adalah aset daerah. Jika hari ini mahasiswa dibiarkan berjuang sendiri tanpa dukungan fasilitas yang layak, maka daerah sedang menyiapkan kegagalan di masa depan,” lanjut pernyataan Aliansi Mahasiswa Muna Barat.

Dalam tuntutannya, KOSMA TIKEP yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Muna Barat secara tegas :
1. Meminta Pemda Muna Barat untuk segera melanjutkan dan menyelesaikan pembangunan Asrama Mahasiswa Muna Barat di Kota Kendari,
2. Membuka secara transparan informasi terkait anggaran dan progres pembangunan,
3. Menjadikan pemenuhan fasilitas pendidikan mahasiswa sebagai prioritas kebijakan daerah.

Abdul Farid Pratama menegaskan bahwa aksi demonstrasi tersebut bukan yang terakhir. Pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal dan memperjuangkan tuntutan tersebut hingga Pemda Muna Barat memberikan kepastian serta realisasi nyata di lapangan.

“Selama hak pendidikan mahasiswa masih terabaikan, selama itu pula kami akan terus turun ke jalan,” tutup Abdul Farid Pratama. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *