Kendari, Sentralsultra.com – Penghubung Komisi Yudisial Wilayah Sulawesi Tenggara (PKY Sultra) bekerja sama dengan mahasiswa magang dari Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar menggelar kampanye peradilan bersih di kawasan wisata Pantai Toronipa, Kabupaten Konawe, Sabtu 19 Juli 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan lembaga Komisi Yudisial (KY) serta tugas dan wewenangnya kepada masyarakat luas, khususnya di daerah. Hal ini dilatarbelakangi oleh masih minimnya pemahaman publik terhadap peran dan fungsi KY dalam menjaga integritas peradilan di Indonesia.
Asisten PKY Sultra, Ariyanto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya intensif untuk mendekatkan lembaga KY kepada masyarakat.
“Tidak dapat dipungkiri bahwa hingga kini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan Komisi Yudisial, baik di pusat maupun di daerah. Oleh karena itu, kami terus menggencarkan berbagai kegiatan dengan substansi pengenalan kelembagaan,” ujar Ariyanto saat ditemui di lokasi kegiatan.
Senada dengan itu, Ketua Kelompok Magang, Andi Mimin Assagaf, menegaskan pentingnya kampanye tersebut sebagai sarana edukasi hukum yang berdampak langsung pada kesadaran masyarakat terhadap pengawasan peradilan.
“Kegiatan ini bukan hanya bagian dari program magang kami, tetapi juga sebagai kontribusi nyata dalam menyebarluaskan informasi terkait KY. Harapannya, masyarakat semakin sadar bahwa selain ada pengawasan internal, para hakim juga diawasi oleh lembaga eksternal seperti KY. Ini penting demi mewujudkan peradilan yang bersih dan berintegritas, khususnya di Sulawesi Tenggara,” jelasnya.
Kampanye berlangsung dalam suasana santai dan edukatif, menyasar para pengunjung Pantai Toronipa dengan pembagian selebaran, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab seputar lembaga peradilan dan mekanisme pengawasan hakim. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat partisipasi publik dalam mewujudkan sistem peradilan yang transparan dan akuntabel. (**)