PEMPROV SULTRA

Gubernur Sultra Bersama Forkopimda Patroli Malam Natal, Pastikan Ibadah Umat Kristiani Aman dan Kondusif

0
×

Gubernur Sultra Bersama Forkopimda Patroli Malam Natal, Pastikan Ibadah Umat Kristiani Aman dan Kondusif

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka melakukan patroli ke sejumlah gereja dan pos pengamanan di Kota Kendari, Rabu (24/12/2025) malam. Patroli tersebut dilaksanakan bersama Forkopimda sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjamin keamanan dan kenyamanan umat Kristiani saat menjalankan ibadah. Dok: SS.

Kendari, Sentralsultra.com – Di tengah suasana khidmat perayaan Malam Natal, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka melakukan patroli ke sejumlah gereja dan pos pengamanan di Kota Kendari, Rabu (24/12/2025) malam. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjamin keamanan dan kenyamanan umat Kristiani saat menjalankan ibadah.

Patroli dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan Natal berlangsung aman, tertib, dan lancar. Dalam kesempatan itu, Gubernur dan rombongan meninjau langsung empat gereja, yakni Gereja Ora Et Labora, Gereja Santo Clemens, Gereja Immanuel, serta Gereja Santo Fransiskus Xaverius.Selain menyapa jemaat dan pengurus gereja, Gubernur juga memeriksa kesiapan personel pengamanan, kelengkapan sarana pendukung, serta koordinasi lintas instansi yang disiagakan di setiap gereja maupun pos pengamanan.

“Kami ingin memastikan seluruh rangkaian ibadah Natal dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan aman, sehingga umat Kristiani dapat beribadah dengan khusyuk dan penuh rasa damai,” ujar Gubernur Andi Sumangerukka di sela-sela patroli.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sultra menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Forkopimda, aparat keamanan, serta para pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru. Ia menilai sinergi dan kesiapsiagaan seluruh personel menjadi kunci utama dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Sebagai informasi, Operasi Pengamanan Natal dan Tahun Baru di wilayah Sulawesi Tenggara akan berlangsung hingga 5 Januari 2026. Sebanyak 3.078 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta instansi dan stakeholder terkait lainnya, guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa libur akhir tahun. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *