OLAHRAGAPENDIDIKAN

Kejurnas Chess Open UHO Cup 2026 Resmi Dibuka, Hugua Tekankan Filosofi Catur dan Sportivitas

0
×

Kejurnas Chess Open UHO Cup 2026 Resmi Dibuka, Hugua Tekankan Filosofi Catur dan Sportivitas

Sebarkan artikel ini

KENDARI, Sentralsultra.com – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Chess Open UHO Cup 2026 resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Dr. Ir. Hugua, M.Ling., di Auditorium Mokodompit Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Jumat (25/9/2026).

Kejuaraan yang mempertemukan pecatur dari berbagai daerah tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 UHO.

Dalam sambutannya, Hugua yang juga menjabat Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Sultra menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan turnamen sekaligus mengucapkan selamat atas Dies Natalis ke-45 UHO.

“Selamat ulang tahun ke-45 untuk Universitas Halu Oleo. Semoga kampus ini terus melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul, cerdas, dan berdaya saing,” ujar Hugua.Menurutnya, catur bukan sekadar permainan yang mengandalkan kemampuan membaca langkah dan menyusun strategi di atas papan. Lebih dari itu, olahraga tersebut mengandung filosofi yang relevan dengan kehidupan, kepemimpinan, serta pengambilan keputusan.
Hugua mengatakan, permainan catur mengajarkan seseorang untuk berpikir matang sebelum mengambil keputusan. Seorang pecatur juga dituntut mampu menjaga ketenangan ketika berada di bawah tekanan lawan.

“Filosofi catur mengajarkan kita untuk selalu berpikir matang sebelum mengambil langkah. Ketika dihimpit tekanan lawan, seorang pecatur dituntut untuk bersabar dan menjaga ketenangan jiwa,” katanya.

Ia menambahkan, dalam permainan catur terdapat pula nilai pengorbanan demi mencapai tujuan yang lebih besar. Filosofi tersebut, menurut Hugua, dapat dimaknai sebagai bentuk pengabdian untuk kepentingan yang lebih luas.

“Pada akhirnya, kita harus berani berkorban demi ‘raja’ atau visi besar, yang dalam konteks kehidupan nyata berarti pengabdian tulus demi kemajuan bangsa dan negara,” tuturnya.

Selain melatih kemampuan berpikir dan menyusun strategi, Hugua menilai olahraga catur memiliki dimensi sosial yang kuat. Kejuaraan seperti UHO Cup dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antarpeserta sekaligus menumbuhkan sportivitas dan kebersamaan.

Nilai-nilai seperti profesionalisme, kejujuran, objektivitas dan persaudaraan juga dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk karakter atlet, khususnya ketika setiap peserta dituntut menjunjung tinggi integritas selama pertandingan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UHO sekaligus Wakil Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PERCASI, Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng., menyambut positif pelaksanaan Kejurnas Chess Open UHO Cup 2026.

Menurut Khairul, turnamen tersebut tidak hanya menjadi kompetisi bagi para pecatur, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan manfaat olahraga catur kepada masyarakat secara lebih luas.

“Olahraga catur ini sangat spesial karena memberikan dampak positif yang luar biasa, namun sering kali tidak kita sadari. Dari sudut pandang akademis dan sains, catur terbukti secara ilmiah mampu menstimulasi kemampuan kognitif pada otak manusia,” ungkap Khairul.

Untuk memperkuat pembinaan catur di lingkungan perguruan tinggi, UHO juga telah mendirikan UHO Chess Club sebagai wadah pembinaan dan pengembangan olahraga catur secara lebih terstruktur.

Khairul menjelaskan, keberadaan klub tersebut merupakan bagian dari komitmen UHO untuk mengembangkan olahraga catur dengan pendekatan riset dan ilmu pengetahuan.

“Kami menggagas turnamen ini agar catur kembali dipahami sebagai olahraga yang kaya akan manfaat intelektual. Melalui partisipasi aktif dan pembinaan di UHO Chess Club, UHO diharapkan mampu menjadi pionir pengembangan catur berbasis sains yang berfokus pada penguatan kapasitas kognitif,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Khairul berharap Kejurnas Chess Open UHO Cup 2026 dapat menjadi ajang evaluasi sekaligus persiapan bagi para atlet sebelum menghadapi kompetisi di tingkat nasional.

“Selamat bertanding kepada para peserta. Kejuaraan ini menjadi ajang persiapan penting bagi para atlet menghadapi Kejurnas di Banten pada Oktober mendatang. Semoga nantinya para atlet kita dapat menorehkan prestasi terbaik dan mengharumkan nama daerah,” pungkasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *