OLAHRAGA

Ajang Lima Ran Berjaya Cup 3, Pemetaan Atlet Tenis Meja Sultra Menuju Porprov 2026

0
×

Ajang Lima Ran Berjaya Cup 3, Pemetaan Atlet Tenis Meja Sultra Menuju Porprov 2026

Sebarkan artikel ini

Kendari, Sentralsultra.com – Sebanyak 16 (enam belas) atlet tenis meja terbaik dari berbagai klub dan kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil melaju ke babak 16 besar dalam ajang Kejuaraan Tenis Meja Profesional Lima Ran Berjaya Cup 3 Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses seleksi internal dan pemetaan kekuatan atlet daerah dalam menyambut agenda olahraga besar: Porprov 2026 di Sultra.

Kejuaraan ini diikuti oleh atlet-atlet berprestasi, baik yang telah memperkuat kontingen Sultra di ajang Porprov, maupun atlet profesional dari berbagai klub daerah.
Berikut daftar 16 atlet yang berhasil menembus babak 16 besar:
1. Amar Syafaat – PTM Swiss-Belhotel Kendari (Atlet PON Sultra 2025)
2. Jimmy Claudio Meringgi – PTM BMPD Sultra (Atlet PON Sultra 2025)
3. La Ode Asad – PTM Angkasa Butur (Atlet Porprov asal Buton Utara)
4. La Ode Sawal – PTM USN Kolaka (Atlet Porprov asal Buton Selatan)
5. La Ode Abdul Malik – PTM BMPD Sultra (Atlet Porprov asal Kota Baubau)
6. Refan Farmansyah – PTM Angkasa Butur (Atlet Porprov asal Buton Utara)
7. La Ode Amrullah – PTM Black Panther (Atlet Porprov asal Buton Selatan)
8. Alimuddin – PTM IC Baubau (Atlet profesional asal Kota Baubau)
9. Jordy Cristian Meringgi – PTM Gentaewa (Atlet PON Sultra 2025)
10. Muh. Hafiz Ismail – PTM Hiu Kendari (Juara KU-15 se-Sulawesi, asal Kota Kendari)
11. Arbin Yudizar – PTM BMPD Sultra (Atlet Porprov asal Kota Kendari)
12. Herianto – PTM Bombana Jaya (Atlet Porprov asal Kabupaten Bombana)
13. Yamin Bunarfa – PTMSI Kota Baubau (Atlet Porprov asal Kota Baubau)
14. Tamsir – PTM Angkasa Butur (Atlet sekaligus pelatih asal Buton Utara)
15. Mutakhir Sangila – PTM BMPD Sultra (Atlet Porprov asal Kota Kendari)
16. Amar Maruf – PTM IC Baubau (Atlet profesional asal Kota Baubau)

Pembina Club Tenis Meja Profesional 5 Ran Berjaya, Rahmat Halik, menjelaskan bahwa kejuaraan ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana strategis untuk memetakan potensi atlet tenis meja Sultra ke depan.

“Peta kekuatan pemain tenis meja se-Sultra ini sudah kami laporkan kepada Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Provinsi dan mendapat respons yang sangat positif. Hasilnya juga telah kami sampaikan ke seluruh pengurus PTMSI kabupaten/kota dan ditembuskan kepada seluruh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga se-Sultra sebagai bahan evaluasi pembinaan atlet jelang Porprov 2026,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rahmat menambahkan bahwa ajang ini diikuti oleh sekitar 95 persen atlet tenis meja profesional Sultra, sehingga hasilnya sangat representatif sebagai bahan pertimbangan dalam pembentukan tim daerah.

“Meskipun kegiatan ini dikategorikan sebagai kejuaraan rekreasi, namun pelaksanaannya dilakukan secara profesional. Oleh karena itu, hasilnya sangat layak dijadikan referensi untuk pembinaan dan pemilihan atlet menjelang Porprov 2026 dan kompetisi jangka panjang lainnya,” imbuhnya.

Kejuaraan Lima Ran Berjaya Cup 3 ini diharapkan menjadi tonggak awal pembinaan yang lebih terstruktur, profesional, dan kompetitif, sekaligus menjadi tolok ukur kesiapan Sultra menghadapi event olahraga tingkat daerah dan nasional ke depan.

Untuk diketahui : Sistem yang digunakan pada event lima ran berjaya cup 3 ini untuk meminimalisir potensi kecurangan pengaturan pertandingan dan lainnya itu menggunakan sistem digital. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *