BERITA PARIWARAKONAWE UTARA

Peringatan HUT ke-26 DWP Konut, Wabup Abuhaera Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Penguatan ASN dan Pembangunan Daerah

0
×

Peringatan HUT ke-26 DWP Konut, Wabup Abuhaera Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Penguatan ASN dan Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini

Konawe Utara, Sentralsultra.com – Wakil Bupati (Wabup) Konawe Utara (Konut), H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., membacakan sambutan Bupati Konawe Utara sekaligus memberikan arahan pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) tingkat Kabupaten Konawe Utara. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Lantai I Anawai Ngguluri Kantor Bupati Konawe Utara, Kamis, 11 Desember 2025.

Peringatan HUT ke-26 DWP ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran strategis Dharma Wanita Persatuan sebagai organisasi istri Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung kinerja suami sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Acara ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Konawe Utara, kepala instansi vertikal, pimpinan BUMN dan BUMD, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Utara.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Wakil Bupati Abuhaera, disampaikan bahwa seorang ASN dalam menjalankan tugasnya tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis dan profesional semata. Di balik ASN yang berintegritas, yang mampu bekerja dengan hati dan melayani masyarakat dengan senyum serta dedikasi, terdapat peran penting seorang istri yang menjadi sumber kekuatan dan penopang moral.“Sebagai seorang ASN, dalam menjalankan tugasnya tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis dan profesionalnya. Di balik seorang ASN yang berintegritas, yang mampu bertugas dengan hati, yang bisa melayani masyarakat dengan senyum dan dedikasi, selalu ada sosok istri yang menjadi sumber kekuatan,” ujar Wakil Bupati Abuhaera saat membacakan sambutan.

Lebih lanjut disampaikan, kehadiran Dharma Wanita Persatuan merupakan bentuk komitmen untuk memastikan para istri ASN memiliki ruang untuk tumbuh, belajar, dan saling menguatkan. Organisasi DWP diharapkan menjadi wadah pemberdayaan perempuan agar mampu berkembang secara pribadi, sosial, dan intelektual.“Oleh karena itu, mengapa DWP hadir. Untuk memastikan para istri ASN memiliki ruang tumbuh, ruang belajar, dan ruang saling menguatkan. Karena ketika perempuan kuat, maka suami pun bekerja dengan lebih kokoh dan negara berjalan dengan lebih baik,” tegasnya.

Wakil Bupati juga menekankan bahwa peran perempuan, khususnya melalui Dharma Wanita Persatuan, memiliki kontribusi besar dalam menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis dan mendukung terwujudnya aparatur pemerintah yang profesional dan berintegritas. Dengan keluarga yang kuat, pelayanan publik pun dapat berjalan lebih optimal.Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Konawe Utara, Umiatin Safruddin, dalam sambutannya menyampaikan pesan inspiratif tentang pentingnya kepercayaan, pendidikan, dan ruang berkarya bagi perempuan. Menurutnya, perempuan memiliki potensi besar untuk menciptakan perubahan positif di berbagai lini kehidupan.

“Jika perempuan diberi kepercayaan, dia akan menciptakan perubahan. Jika perempuan diberi ilmu, dia akan mencerahkan keluarga. Jika perempuan diberi ruang berkarya, dia akan menguatkan negara,” ungkap Umiatin Safruddin.

Ia mengajak seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan untuk menjadikan organisasi ini sebagai ruang saling menguatkan, bukan saling membandingkan. DWP diharapkan menjadi ruang belajar yang produktif, bukan sekadar tempat berkumpul, serta menjadi wadah berkarya dan bangkit bersama demi kemajuan keluarga, masyarakat, dan daerah.“Olehnya itu, marilah kita jadikan Dharma Wanita Persatuan sebagai ruang saling menguatkan, bukan saling mengukur. Ruang belajar, bukan sekadar berkumpul. Wadah berkarya dan bangkit bersama,” ajaknya.

Peringatan HUT ke-26 DWP tingkat Kabupaten Konawe Utara ini diharapkan semakin memperkokoh peran Dharma Wanita Persatuan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya dalam penguatan peran perempuan dan keluarga ASN. Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan DWP, Konawe Utara diharapkan mampu melahirkan aparatur yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (Adv)**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *