KONSEL

Pekerja Keluhkan Upah Belum Dibayar, BWS Sulawesi IV Kendari Tegaskan Proyek Irigasi di Ranomeeto Sudah Clear

0
×

Pekerja Keluhkan Upah Belum Dibayar, BWS Sulawesi IV Kendari Tegaskan Proyek Irigasi di Ranomeeto Sudah Clear

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Lokasi Kegiatan Saluran Irigasi Persawahan di Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan. Dok: Ist/SS.

Konawe Selatan, Sentralsultra.com – Meski anggaran Proyek saluran irigasi persawahan di sekitar SPBU Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), telah dibayarkan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari, namun hingga kini upah sejumlah pekerja proyek tersebut dilaporkan belum juga diberikan oleh pihak penanggung jawab proyek atau pihak kontraktor.

Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu pekerja proyek irigasi kepada awak media pada Jumat (30/1/2026). Jaka salah satu Pekerja Irigasi mengaku heran lantaran pekerjaan saluran irigasi persawahan tersebut telah rampung dan tidak menemui kendala berarti, namun hak kami sebagai pekerja belum diterima.

“Pekerjaan irigasi ini sudah selesai dan tidak ada masalah. Tapi anehnya sampai sekarang upah kami belum juga dibayarkan,” kata Jaka kepada media ini.

Ia (Jaka) menjelaskan, kami bersama tim satu kelompok mengerjakan proyek irigasi sawah dari PT Berantas Abipraya (Persero). Selama proses pekerjaan, seluruh instruksi yang diberikan pihak perusahaan dapat kami selesaikan dengan baik.

“Semua pekerjaan kami kerjakan sesuai arahan orang PT Berantas Abipraya (Persero) tidak ada kendala. Tapi upah kami sampai sekarang belum dibayar. Alasannya selalu bilang anggarannya masih di pusat, masih menunggu dinas,” keluhnya.

Menindaklanjuti informasi tersebut, sejumlah wartawan mengonfirmasi ke Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari. Melalui Kepala Bagian Humas BWS Sulawesi IV Kendari, Rahmat G., yang didampingi Satuan Kerja (Satker) teknis bidang saluran irigasi, pihak BWS menegaskan bahwa seluruh paket pekerjaan saluran irigasi sawah di sekitar SPBU Ranomeeto telah diselesaikan sepenuhnya oleh pihak pelaksana.

Hal itu disampaikan Rahmat kepada awak media pada Kamis (29/1/2026). Ia menegaskan bahwa tidak ada lagi pekerjaan yang tertunda dan seluruh paket kegiatan telah dinyatakan selesai atau clear oleh BWS Sulawesi IV Kendari.

“Memang di awal pekerjaan sempat terhenti karena tukangnya tidak bekerja. Namun alhamdulillah, sekarang seluruh pekerjaan sudah selesai,” ujar Rahmat.

Rahmat juga memastikan bahwa secara administrasi maupun fisik, proyek tersebut telah dinyatakan rampung, sehingga hak-hak para pekerja, termasuk pembayaran upah, seharusnya sudah diselesaikan oleh pihak kontraktor.

“Seharusnya gaji para pekerja sudah selesai dan sudah clear, karena dari BWS sendiri pekerjaan itu sudah dinyatakan selesai,” jelasnya.

Ia menerangkan bahwa proyek saluran irigasi tersebut merupakan satu paket kontrak secara keseluruhan dengan masa kontrak berakhir pada 31 Desember 2025. Meski demikian, dalam pelaksanaannya, PT Berantas Abipraya (Persero) sempat diberikan kesempatan tambahan dengan konsekuensi dikenakan denda keterlambatan.

“Pekerjaan itu satu kontrak secara keseluruhan dan berakhir tanggal 31 Desember 2025. PT Berantas Abipraya sudah dikenakan denda, namun tetap kami berikan kesempatan karena banyak pertimbangan,” ungkap Rahmat.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil demi kepentingan masyarakat, khususnya petani yang sangat membutuhkan aliran air untuk persawahan. Apabila kontrak diputus di tengah jalan, dikhawatirkan justru menimbulkan persoalan baru di lapangan.

“Kalau kita putus dan berhenti sampai di situ, siapa yang melanjutkan? Saluran sudah terlanjur dikerjakan, sementara masyarakat sangat membutuhkan air untuk sawah. Karena itu kami beri kesempatan, tetapi tetap dikenakan denda,” katanya.

Saat ditanya hingga kapan batas waktu pemberlakuan denda, Rahmat menjelaskan bahwa tenggang waktu kesempatan diberikan hingga akhir Februari 2026. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa secara fisik pekerjaan irigasi tersebut saat ini telah selesai seluruhnya.

“Kesempatannya sampai akhir Februari, tapi pekerjaan itu sendiri sudah selesai semua,” pungkas Rahmat. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *