HUKUM

Viral di Medsos, Dugaan Penipuan Arisan oleh Istri Oknum TNI Tuai Sorotan Publik

0
×

Viral di Medsos, Dugaan Penipuan Arisan oleh Istri Oknum TNI Tuai Sorotan Publik

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Terduga Pelaku Oknum Istri TNI berinisial SA. Dok: Sentralsultra.com

KENDARI, Sentralsultra.com – Tanggapan warganet terhadap dugaan penipuan berkedok arisan yang menyeret salah satu oknum istri TNI berinisial SA terus ramai diperbincangkan di media sosial, Rabu (20/05/2026).

Dalam unggahan Instagram Sentral Sultra, banyak netizen mengaku turut menjadi korban serta menyampaikan kekecewaan dan sindiran melalui kolom komentar. Beberapa di antaranya bahkan mengungkap nominal kerugian yang dialami.

Salah satu akun, @lilisangriani27, menuliskan bahwa uang miliknya yang mencapai jutaan rupiah “tidak diikhlaskan lahir batin”. Sementara itu, netizen lain menyebut kasus tersebut akhirnya terungkap dan menjadi perbincangan publik.

Akun @fatmawlp turut berkomentar dengan meminta agar identitas pelaku tidak disamarkan karena dinilai telah meresahkan. Komentar lain datang dari akun @mizzsultan yang menandai akun @tni_angkatan_darat sambil menyinggung sejumlah persoalan seperti dugaan pencabulan, penipuan, hingga penganiayaan.

Nada sindiran juga terlihat dari komentar akun @niarrrrr_14 yang menuliskan “awww cico lehhh menyalakan anjani”, sementara akun @nasrah_nabil menyebut kasus tersebut sudah viral dan menandai beberapa temannya agar ikut mengetahui informasi tersebut.

Komentar serupa juga datang dari akun @nessqkarywdry_29 yang menuliskan, “Awwwwq ciconya, akhirnya ada yang viralkan ko nah kasihan.” Sementara akun @nurliah_06 mengaku ikut menjadi korban dengan komentar “Mommy tertipu nih😭”.

Selain itu, akun @lapor menuliskan komentar singkat “ibu haji😆”, sedangkan akun @Jelitaafebiyola menyebut kasus tersebut “ngeri ee”. Pengakuan sebagai korban juga disampaikan akun @syahcici yang menulis, “dan akupun juga tertipu😆”.

Hingga kini, perbincangan warganet masih terus berlangsung di akun Instagram Sentral Sultra. Banyak pihak berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara hukum dan para korban memperoleh kejelasan terkait kerugian yang dialami.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak media mengaku telah berupaya menghubungi pihak yang bersangkutan untuk meminta klarifikasi. Namun, belum ada tanggapan maupun respons yang diberikan. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *