KONAWE UTARA

Bupati Ikbar Resmi Tutup Festival Konasara 2026, Tegaskan Pembangunan Berbasis Budaya dan Kebersamaan

0
×

Bupati Ikbar Resmi Tutup Festival Konasara 2026, Tegaskan Pembangunan Berbasis Budaya dan Kebersamaan

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH., MH, didampingi oleh Wakilnya H. Abuhaera saat menyampaikan sambutan sekaligus menutup acara Festival Konasara tahun 2026. Dok: Edi Fiat.

Konawe Utara, Sentralsultra.com – Bupati Konawe Utara (Konut), H. Ikbar, SH, MH, secara resmi menutup rangkaian Festival Konasara Tahun 2026, yang sekaligus menjadi puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Konawe Utara, Jumat Malam 2 Januari 2026.

Penutupan berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri Ketua Dekranasda Konawe Utara Hj. Wisra Wasta Wati, Wakil Bupati H. Abuhaera beserta istri, Ketua DPRD Konut, Ketua Komisi I DPRD Morowali, Forkopimda, Sekda, pimpinan BUMN, BUMD, BUMS, para camat, kepala desa/lurah se-Konawe Utara, tokoh masyarakat, serta tokoh pembangunan Konut Ruksamin.

Sebelum penutupan, panitia memutar video rencana pembangunan kawasan perkantoran di Wanggudu yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada tahun 2026, sebagai gambaran arah pembangunan daerah ke depan.

Dalam sambutannya, Bupati Ikbar menegaskan bahwa malam penutupan Festival Konasara bukan sekadar akhir rangkaian kegiatan HUT, melainkan ruang kebersamaan dan refleksi perjalanan Konawe Utara dari masa lalu, masa kini, hingga masa depan.

“Puncak Festival Konasara malam ini adalah simbol bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari fisik, tetapi juga dari denyut budaya, hidupnya ekonomi rakyat, kuatnya identitas, dan hangatnya kebersamaan,” ujar Ikbar.

Ia menyebut tema Festival Konasara 2026, “Menguatkan Identitas, Menggapai Masa Depan”, menemukan maknanya di tengah seni, musik, UMKM, dan kebersamaan masyarakat yang hadir.

Bupati Ikbar juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menurunkan kemiskinan, memperluas lapangan kerja, menjaga ketahanan pangan, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan kolaboratif (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *